Sejarah SMP Mugaru

KULTUR SEKOLAH

Nama Sekolah : SMP Muhammadiyah 3 Waru
Alamat : Jl. Kol. Sugiono 105 Kureksari Waru

A. Kondisi Sekolah

Sejarah Sekolah
SMP Muhammadiyah 3 Waru berdiri pada tanggal 1 Januari 1976, proses pembelajaran secara resmi dilaksanakan pada hari Senin – Wage 4 Muharram 1396 Hijriyah tepatnya tanggal 5 Januari 1976. sebagai bagian dari persyarikatan Muhammadiyah maka SMP Muhammadiyah 3 Waru tidak bisa dilepaskan dari Muhammadiyah yang merupakan lembaga pendidikan milik Muhammadiyah atau amal usaha Muhammadiyah(AUM). Mengapa disebut SMP Muhammadiyah 3 Waru, angka tiga (3) didasarkan urutan berdirinya Sekolah di Kabupaten Sidoarjo dan itu ditentukan oleh Majlis Pendidikan dan Pengajaran Wilayah (MAPENDAPWIL Muhammadiyah Jawa Timur).
Sejak awal berdiri SMP Muhammadiyah 3 Waru terus diperjuangkan para Pimpinan Cabang Muhammadiyah dengan pengelola amal usaha Muhammadiyah hingga berkembang sampai saat ini. Kepemimpinan Kepala Sekolah mulai dari awal berdiri sampai sekarang berjalan secara berkelanjutan meskipun tidak semuanya sesuai dengan harapan dan maksud perjuangan persyarikatan Muhammadiyah.
Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional (EBTANAS) pertama kali bergabung dengan SMP PANCASILA Waru pada tahun 1978 dengan jumlah 15 Siswa dari total jumlah siswa pada waktu _______, EBTANAS tahun kedua dilaksanakan pada tahun 1979 bergabung dengan SMP Muhammadiyah Sidoarjo jumlah siswa 20. EBTANAS ketiga pada tahun 1980 bergabung dengan SMP Negeri Juanda dengan jumlah siswa __________. EBTANAS dilaksanakan mandiri 1985 dengan jumlah peserta ujian 28 siswa.
Kepala Sekolah pertama : dr. Mutahal mulai 1976 – 1980, kedua : Nofiar Efendi, B.A, mulai tahun 1980-1981, ketiga : Drs. Suwito, M.A mulai tahun 1981 – 1985, keempat : Drs. Nur Affandi mulai tahun 1985 – 1998, kelima : Moch Wahyudi, S.Ag mulai tahun 1998 – 2008 dan Keenam : Ainun Nadlif,S.Ag. M.Pd. I mulai tahun 2008 – 2013, Ketujuh kembali Ustad Moch.Wahyudi, S.Ag.M.Pd.I dipercaya menahkodai SMP Muhammadiyah 3 Waru dari 2013 – Hingga Sekarang.

Sejarah panjang dan berliku yang dialami oleh lembaga pendidikan ini, tentu memiliki daya tarik tersendiri. Pada tahun-tahun terakhir 2008-2009 barulah diupayakan untuk menghimpun data-data sejarah Sekolah dari sumber-sumber yang relevan.

Pada awal tahun pendidikan jumlah guru SMP Muhammadiyah 3 Waru berjumlah 11 orang guru, antara lain :
1. Nur Affandi memegang bidang studi Bhs Indonesia
2. Sam’an memegang bidang studi Olah Raga
3. Ali Imron memegang bidang studi Ilmu Ukur
4. Nisful Laily memegang bidang studi al-Jabar
5. Nur Afandi memegang bidang studi Bhs Arab
6. Suwaji memegang bidang studi bhs Indo
7. Abdul Wahid memegang bidang studi Agama Islam
8. Rasyidi Ahmad, B.A memegang bidang studi Kemuhammadiyahan
9. Umi Solchah, B.A memegang bidang studi Al-Islam
10. Susilo memegang mata pelajaran Agama Islam
11. Munsyarif memegang mata pelajaran Bhs Daerah

Hambatan dan tantangan yang dihadapi pada masa awal berdirinya SMP Muhammadiyah 3 Waru tidak ringan. Pada masa awal berdiri ijin pendirian SMP Muhammadiyah menemui hambatan, Majlis dikdasmen belum dapat menuntaskan ijin pendirian Sekolah, pada saat Dinas P dan K mengadakan supervisi berulang kali Pengurus Pimpinan Cabang disalahkan. Rekruitmen siswa yang begitu sentimentil nampak pada masa-masa awal berdiri SMP Muhammadiyah contoh kasus, ada siswa MI (Madrasah Ibtida’iyah) mendaftar ke SMP Muhammadiyah batal karena tidak diperbolehkan oleh Pengurus/yayasan Madrasah Ibtida’iyah (M.I). Sisi lain adalah banyak SMP Swasta di lingkungan Kecamatan Waru.
Prestasi-prestasi yang pernah diraih SMP Muhammadiyah pada masa kepemimpinan Drs. Suwito adalah siswa SMP Muhammadiyah memiliki nilai terbaik tingkat kecamatan Waru. Pada bidang Bhs Inggris dan Matematika pada tahun 1983. Sepuluh tahun kemudian Siswa SMP Muhammadiyah mampu mengalahkan siswa SMP Muhammadiyah Pucang yang meraih gelar juara Asean. Dalam kompetisi SAINS dan Matematika terjadi pada tahun 1995.

B. Kondisi geografis

1. Letak Sekolah
SMP Muhammadiyah 3 Waru berada di depan jalan kampung menghadap ke selatan jalan, arah kiri menuju jalan kampung”Wedoro”,sedangkan arah kanan jalur utama/jalan raya kota Sidoarjo Surabaya

2. Kondisi Lingkungan Sekolah
Sebelah kanan SMP Muhammadiyah 3 Waru adalah MTs Darul Ulum dan SMP Wahid Hasyim, sementara sebelah kiri rumah warga Kureksari dan belakang sekolah adalah sungai yang relatif besar dan rawan banjir

3. Kondisi Guru
Guru-guru di SMP Muhammadiyah 3 Waru berjumlah 28 orang, 26 Orang Berijazah S1 Kependiidikan dan 2 Orang Berijazah S2. dari total keseluruhan ada 10 guru yang sudah Tersertifikasi Pendidik.

4. Kondisi Siswa
Berdasar data yang ada, total jumlah siswa 340 orang dan peminat sekolah di SMP Muhammadiyah 3 Waru 95% bukan warga Kureksari melainkan dari perumahan-perumahan diluar Kureksari

5. Kondisi Pembelajaran
Pembelajaran di SMP Muhammadiyah 3 Waru dilaksanakan hari Senin sampai dengan Jum’at

C. Pengembangan Kultur Sekolah

1. Visi Sekolah
Bertaqwa, Berkarya, Berprestasi

2. Indikator Visi
a. Adanya semangat keikhlasan yang tinggi
b. Terciptanya budaya lingkungan sekolah penuh dengan karya siswa dan guru
c. Meningkatnya kreatifitas guru dan siswa
d. Sanggup mengemban dan menjalankan tugas sesuai tanggung jawab
e. Tumbuh suburnya perilaku agamis

3. Misi Sekolah

  1. Menanamkan Aqidah Islam Shahih sesuai dengan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW;
  2. Membiasakan Budaya Islami di lingkungan Sekolah;
  3. Melaksanakan Pembelajaran secara aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan
  4. Menumbuh kembangkan jiwa entrepreneurship (kemampuan menciptakan manfaat) dengan membimbing dan memfasilitasi siswa untuk menciptakan karya – karya yang bermanfaat;
  5. Membuat dan atau mengikuti berbagai event yang dapat mendukung minat dan bakat siswa;
  6. Membudayakan juara dalam setiap kompetisi yang diikuti.

4. Tujuan Kultur Sekolah

a. Mewujudkan Kegiatan pembelajaran yang mantab dan dinamis
b. Semakin tertib dan produktifnya hasil karya guru dan siswa
c. Mampu mengembangkan dasar-dasar kewirausahaan
d. Membiasakan perilaku hidup terdidik dan berakhlak

5. Sasaran Kultur Sekolah

a. Hubungan Kepala Sekolah Dengan Guru

b. Silaturrahim dan atau pengajian antar rumah guru bergiliran
c. Pertemuan rutin setiap hari selasa
d. Pembinaan AUM dengan persyarikatan

b. Hubungan Guru Dengan Guru

a. Melaksanakan Kegiatan melalui MGMP
b. Membina musyawarah lintas mata pelajaran
c. Kunjungan antar sekolah/antar guru mapel

c. Hubungan Guru dengan siswa

Membina kesepahaman dalam bentuk silaturrahim siswa dan guru-guru asuh

d. Hubungan siswa dengan siswa

a. Kunjungan teman sakit dan keluarga yang meninggal
b. Komunike teman sebaya/sejawat
c. Belajar kelompok
d. Berorganisasi sebagai pelajar / IPM

e. Hubungan sekolah dengan masyarakat

a. Meningkatkan pusat layanan kesehatan di sekolah
b. Kerjasama dengan masjid al-Jiran
c. Kerjasama dengan produksi makanan/minuman sebagai penjaminan konsumsi siswa
d. Mewujudkan klinik ketrampilan/wirausaha

Pengembangan Proses Pembelajaran

a. Meningkatkan ruang kelas berfasilitas ICT
b. Workshop KTSP dan Mulok
c. Komputerisasi perangkat pembelajaran

e. Pengembangan Situasi dan Kondisi Sekolah

a. Gerakan bersih sekolah
b. Jama’ah sekolah, da’wah jama’ah

f. Pengembangan prestasi, Bakat, dan minat siswa

a. Penguasaan komunikasi dalam bahasa asing
b. Analisis dan kompetensi siswa
c. Kerjasama dengan perajin tas, sepatu, dan sendal

g. Pengembangan sarana dan prasarana sekolah

a. Kantin sehat
b. Warung internet sekolah

h. Pengembangan Prestasi guru

a. Mampu mempublikasikan ide dalam karya publik dan diketahui oleh masyarakat luas (menulis di surat kabar)
b. Mewujudkan kemandirian dalam menggunakan ICT

k. Pencitraan sekolah
a. Kalender pendidikan
b. Kalender Sekolah
c. Pameran tiap akhir tahun pembelajaran (wisuda)
d. Jalan sehat berhadiah
e. Promosi lewat iklan
f. Santunan keluarga miskin dari sekolah

l. Evaluasi Pelaksanaan Kultur Sekolah
a. Refleksi program mingguan sekolah
b. Tinjauan program/fisik kegiatan

Leave a Comment