Pembelajaran Pemilu di Mugaru

Jurnalis Mugaru/ Agustus 27, 2018/ Berita

20 Agustus 2018 menjadi hari tersibuk bagi anak-anak IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) bagaimana tidak di pagi hari mereka juga harus menjadi salah satu panitia dalam kegiatan Milad Muhammadiyah ke 109 dan setelah itu mereka harus menyiapkan diri untuk proses pemilihan ketua umum baru periode 2018-2019. Pada periode ini Fariel Kemal (8a) telah menjabat sebagai ketua umum IPM Periode 2017-2018, bersama rekan-rekan IPM yang lain dia mampu memberi warna dan nilai positif di organisasi yang ia pimpin. Di periode ini 2018-2019 Fariel kembali maju mencalonkan dirinya bersama Andhika Heru (8C) sebagai Ketua dan Wakil ketua. Tentunya dia tidak sendirian ada 3 pasang calon lainya yang juga tertarik mengemban amanah menjadi ketua umum periode 2018-2019, salah satu diantara mereka ada yang masih duduk di kelas 7 dia adalah Nanda dari kelas 7A. Dia mengaku tertarilk menjadi IPM bahkan ingin menjadi ketua seperti Fariel dulu, meski masih kelas 7 bisa diberi amanah yang besar dan dijalankan dengan baik.

Total ada 4 pasangan calon yang akan dipilih dengan jumlah pemilih sekitar 350 pemilih mereka sudah melakukan kampanye dan penyampaian visi misi sejak awal Agustus dan puncaknya setelah Upacara Pengibaran Bendera 17 Agustus 2018. Hampir semuanya sangat percaya diri dalam proses kampanye dan penyampaian visi misi tersebut apalagi dari pihak incumben yang telah memberikan bukti-bukti kinerja mereka selama 1 tahun belakangan.”Kami rasa kurang mengabdi di IPM cuman 1 tahun kami ingin memperbaiki dan memberikan hal baru lagi bagi Mugaru.”Ucap Fariel saat ditanya kenapa dia ingin menjadi ketua kembali. 

Proses pemilihan yang tertib dan penyampaian visi misi yang dapat diterima oleh seluruh siswa ini akhirnya membawakan hasil. Dari 350 pemilih ada sekitar 320 pemilih yang telah menggunakan hak pilihnya sisahnya ada yang abstain dan tidak masuk sekolah pada waktu itu. Dan setelah dilakukan proses perhitungan suara terpilih Fariel – Andhika untuk kembali melanjutkan amanah memimpin IPM satu tahun kedepan lagi. Pasangan ini unggul jauh dari ketiga pesaingnya mereka unggul tujuh puluh persen suara dari total pemilih. Sosok Fariel yang tegas dan serius didampingi sosok yang ramai dan menghibur yaitu Andhika membuat pasangan ini dapat diterima di semua kalangan siswa baik senior maupun junior.”Mereka itu paket komplit, yang satu pemikir yang satu pelaksana, jadi banyak yang suka.”ujar Widi salah satu anggota IPM yang juga menjadi pesaing Fariel-Andhika ini.

Kegiatan pemilihan ini adalah awal dari pembelajaran dalam pemilu, “Beberapa tahun kedepan mereka sudah akan memiliki hak pemilih sah sebagai warga negara jadi di latih mulai saat ini, supaya mereka tahu prosesnya dan juga supaya mereka menyalurkan hak pilihnya tidak ada yang abstain atau golput.” terang Bu Noerviatah selaku pembina IPM Mugaru ini.